
Kalau kamu lagi nyari cara buat dapetin penghasilan dari dunia online, jualan di Lazada bisa jadi salah satu langkah paling realistis dan menjanjikan. Marketplace ini udah punya jutaan pengguna aktif di Indonesia dan terus tumbuh tiap tahunnya. Tapi tentu aja, supaya bisa cuan, kamu harus ngerti cara mainnya — bukan cuma upload produk lalu nunggu pembeli datang.
Nah, di artikel ini kita bakal bahas cara jualan di Lazada untuk pemula mulai dari proses daftar toko, upload produk, sampai strategi biar cepat laku. Semuanya pakai gaya santai tapi tetap padat informasi. Yuk, kita mulai!
Kenapa Harus Jualan di Lazada?
Sebelum ngomongin cara jual barang di Lazada, kita bahas dulu kenapa platform ini menarik banget buat seller.
Pertama, Lazada punya sistem promosi yang kuat dan didukung langsung sama Alibaba Group, jadi traffic-nya tinggi banget. Kedua, fitur logistiknya canggih. Seller bisa kirim barang lewat sistem Lazada Logistics yang bikin pengiriman lebih cepat dan terpercaya. Ketiga, ada program kampanye rutin seperti Lazada Birthday Sale, 11.11, dan 12.12 yang bisa naikin penjualan berkali-kali lipat.
Selain itu, Lazada juga punya fitur Seller Center yang lengkap buat ngatur toko, mulai dari stok, chat, sampai laporan penjualan. Jadi kamu bisa fokus jualan tanpa ribet urusan teknis.
Cara Daftar Jualan di Lazada
Nah, sekarang kita masuk ke langkah pertama: cara daftar jualan di Lazada. Prosesnya gampang banget dan bisa kamu lakukan dari HP juga, lho.
- Masuk ke laman Lazada Seller Center di sellercenter.lazada.co.id.
- Klik “Daftar Sekarang”, lalu pilih jenis akun: Individu (perorangan) atau Perusahaan.
- Isi data toko seperti nama, nomor HP, dan alamat email aktif.
- Upload dokumen identitas (KTP untuk individu, NPWP dan SIUP untuk perusahaan).
- Setelah diverifikasi, kamu udah bisa mulai upload produk.
Kalau mau lebih cepat, kamu bisa pakai cara praktis yaitu cara daftar jualan di Lazada lewat HP. Cukup unduh aplikasi Lazada Seller di Play Store/App Store, lalu ikuti panduan step-by-step di sana. Simple banget!
Cara Buat Toko di Lazada
Begitu akunmu aktif, langkah berikutnya adalah cara buat toko di Lazada yang menarik dan profesional. Ini penting banget, karena tampilan toko adalah hal pertama yang dilihat pembeli.
Tipsnya:
- Pilih nama toko yang mudah diingat dan relevan sama produkmu.
- Upload logo dan banner toko yang clean biar terlihat kredibel.
- Isi deskripsi toko dengan kata-kata yang jelas dan meyakinkan. Ceritain apa yang bikin produkmu beda dari yang lain.
- Pastikan kategori produkmu tepat — biar muncul di hasil pencarian yang relevan.
Cara Upload dan Menjual Barang di Lazada
Sekarang masuk ke inti: cara menjual barang di Lazada atau istilah gampangnya, upload produk pertama kamu.
Caranya:
- Masuk ke akun Seller Center.
- Klik “Tambah Produk Baru”.
- Isi semua data produk: nama, deskripsi, kategori, harga, berat, dan stok.
- Upload foto produk berkualitas tinggi. Gunakan background polos dan pencahayaan yang bagus.
- Simpan, dan produkmu siap dijual!
Oh iya, jangan asal upload aja. Pastikan deskripsimu mengandung kata kunci yang relevan. Misalnya, kalau kamu jual “tas kulit wanita”, tulis judul seperti “Tas Kulit Wanita Premium – Model Trendy Kekinian”. Ini bantu banget buat SEO di dalam marketplace.

Cara Jualan Online di Lazada Biar Cepat Laku
Nah, buat kamu yang baru mulai dan pengen penjualan langsung jalan, coba beberapa strategi ini:
- Aktif di kampanye promosi. Lazada rutin bikin event diskon besar-besaran, dan kalau kamu ikut, visibilitas produkmu bakal naik drastis.
- Gunakan fitur iklan. Lazada punya tool iklan internal yang bisa bantu produkmu nongol di posisi atas pencarian. Iklan di Lazada adalah langkah wajib untuk kamu agar toko kamu tetap terus berkembang.
- Berikan layanan pelanggan yang cepat dan ramah. Chat responsif itu penting banget buat dapetin kepercayaan pembeli.
- Gunakan voucher dan gratis ongkir. Dua hal ini sangat disukai pembeli online.
- Bangun reputasi toko. Review positif dan rating tinggi bakal bantu konversi naik tajam.
Cara Jualan di Lazada untuk Pemula: Kesalahan yang Harus Dihindari
Biar perjalanan jualanmu makin lancar, hindari kesalahan umum berikut:
- Harga nggak kompetitif. Jangan pasang harga terlalu tinggi dibanding toko lain tanpa alasan yang jelas.
- Deskripsi seadanya. Pembeli online nggak bisa pegang barang, jadi deskripsi yang detail itu kunci.
- Jarang update stok. Kalau stok kosong tapi kamu nggak update, rating toko bisa turun.
- Lambat kirim pesanan. Pengiriman cepat bikin toko kamu dapat badge bagus dan ranking naik.
Hubungan Antara Optimasi Toko dan Strategi Digital Marketing
Sekarang, setelah kamu paham cara berjualan di Lazada, saatnya bahas gimana caranya biar tokomu makin tumbuh.
Optimasi toko nggak cuma soal tampilan atau harga. Kamu juga perlu ngerti digital marketing Lazada, seperti penggunaan kata kunci, promosi berbayar, dan analisis data performa toko.
Nah, di titik ini, banyak seller mulai kewalahan. Karena itu, beberapa seller akhirnya kerja sama dengan tim profesional buat bantu atur strategi mereka.
Kenalan Dulu Sama Kami – PT. Efba Digital Mulia

Kalau kamu ngerasa butuh pendampingan biar toko Lazada kamu tumbuh lebih cepat, kami di PT. Efba Digital Mulia siap bantu.
Kami bukan sekadar agensi digital, tapi tim yang udah paham banget gimana algoritma marketplace bekerja — termasuk Lazada.
Kami bantu dari coaching akun seller, pembuatan strategi marketing, pengelolaan iklan, sampai maintenance toko kamu biar performa stabil tiap bulan.
Untuk biaya jasanya? Mulai dari Rp1 juta – Rp6 juta per bulan tergantung kebutuhan dan skala toko yang kamu punya.
Kami percaya, setiap seller punya potensi besar asal tahu arah strategi yang benar. Dan tugas kami adalah bantu kamu nemuin jalur itu — dengan data, pengalaman, dan pendekatan kreatif.
Sedikit Tentang PT. Efba Consulting

Selain Digital Mulia, ada juga PT. Efba Consulting — perusahaan saudara kami yang bergerak di bidang konsultasi bisnis dan pengembangan strategi usaha digital.
Kami bisa bantu UMKM dan startup ngatur struktur bisnis, strategi pertumbuhan, dan efisiensi operasional.
Jadi, kalau kamu udah mulai sukses jualan di Lazada dan pengen scale up jadi brand yang lebih besar, kami bisa bantu kamu di sisi manajemennya dan konsultasinya sebagai professional yang sangat berpengalaman.
Tips Tambahan: Bangun Branding dan Komunitas
Supaya kamu nggak cuma jadi penjual biasa, mulai pikirin branding toko. Gunakan tone warna, logo, dan gaya komunikasi yang konsisten. Pembeli yang inget brand kamu, cenderung balik lagi.
Selain itu, bangun juga komunitas pembeli. Kamu bisa pakai media sosial buat update produk baru atau promo. Misalnya, bikin konten “Behind the Scene” pembuatan produkmu di TikTok atau Instagram. Ini bantu banget naikin kepercayaan dan engagement.
Kesimpulan: Mulai Dulu, Konsisten Kemudian
Jualan online itu bukan cuma soal keberuntungan. Tapi soal strategi, konsistensi, dan kemauan buat terus belajar.
Mulai dari hal kecil — cara daftar jualan di Lazada, cara buat toko di Lazada, sampai cara jualan online di Lazada yang efektif.
Dan kalau kamu butuh tim yang ngerti seluk-beluk marketplace dari A sampai Z, PT. Efba Digital Mulia siap bantu kamu jadi seller yang lebih cerdas dan sukses.
Sekarang waktunya kamu take action. Daftar, upload produk pertama, dan mulai perjalananmu jadi seller Lazada yang cuan terus tiap bulan!
FAQ
1. Bagaimana cara jualan di Lazada untuk pemula?
Pertama, daftar akun di Lazada Seller Center, isi data toko, upload produk dengan foto berkualitas, dan lengkapi deskripsi produk. Setelah itu, aktifkan fitur promosi agar produkmu cepat terlihat pembeli.
2. Apakah jualan di Lazada lewat HP bisa dilakukan?
Bisa banget! Kamu cukup download aplikasi Lazada Seller di HP, lalu daftar, upload produk, dan atur toko langsung dari smartphone. Praktis dan cocok buat pemula.
3. Apakah ada biaya untuk jualan di Lazada?
Nggak ada biaya pendaftaran. Tapi Lazada akan mengambil komisi kecil dari setiap transaksi yang berhasil, tergantung kategori produk dan jenis layanan yang kamu pakai.





